Viral Matcha Ube Latte, Sehat atau Cuma Tren? Ini Penjelasan Dokter Gizi

Viral Matcha Ube Latte, Sehat atau Cuma Tren? Ini Penjelasan Dokter Gizi

Matcha ube latte belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Minuman dengan perpaduan warna hijau dari matcha dan ungu dari ube tersebut banyak ditemukan dalam berbagai kreasi, mulai dari latte, es krim, hingga dessert kekinian.

Tampilannya yang menarik dan penggunaan bahan alami membuat sebagian orang menganggap matcha ube latte sebagai minuman sehat. Namun, benarkah demikian?

Ube Tidak Selalu Berarti Sehat

Dokter spesialis gizi klinik, dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menganggap semua produk berbahan ube sebagai makanan sehat.

Menurutnya, ube dalam bentuk umbi utuh memiliki karakteristik yang berbeda dengan produk olahan bercita rasa ube. Umbi utuh memang mengandung serat dan antioksidan, tetapi kandungan gizinya dapat berubah setelah diolah menjadi minuman atau dessert.

“Jangan karena ada kata ‘ube’ terus dianggap produknya otomatis sehat. Ube dalam bentuk umbi pasti beda dengan dessert rasa ube,” jelas dr. Yaze.

Dengan kata lain, manfaat kesehatan tidak hanya ditentukan oleh bahan utama, tetapi juga oleh komposisi tambahan yang digunakan dalam produk tersebut.

Kandungan Gula dan Kalori Perlu Diperhatikan

Ube yang diolah menjadi latte atau es krim biasanya dicampur dengan berbagai bahan tambahan. Beberapa di antaranya adalah gula, susu kental manis, krimer, serta produk susu tinggi lemak.

Tambahan tersebut dapat membuat jumlah kalori dan gula dalam satu porsi meningkat. Akibatnya, produk yang awalnya menggunakan bahan dasar umbi bisa berubah menjadi minuman manis dengan kandungan energi cukup tinggi.

“Kalau sudah ditambahkan banyak gula, susu kental manis, krimer, atau lemak, kalorinya jadi lebih tinggi dan nilai gizinya juga jadi beda,” kata dr. Yaze.

Kondisi ini perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang sedang membatasi asupan gula, menjalani program penurunan berat badan, atau memiliki masalah kesehatan tertentu.

Ube Utuh Lebih Kaya Serat

Ube atau ubi ungu dalam bentuk utuh secara alami mengandung serat dan antioksidan. Serat dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sedangkan antioksidan berperan dalam membantu melindungi sel tubuh dari dampak radikal bebas.

Namun, manfaat tersebut tidak selalu bisa disamakan dengan produk minuman atau dessert rasa ube. Proses pengolahan dan penambahan bahan lain dapat mengurangi keunggulan nutrisi dari bahan dasarnya.

Karena itu, konsumen sebaiknya tidak hanya melihat nama atau warna produk. Perhatikan juga komposisi, ukuran porsi, serta jumlah gula dan krimer yang digunakan.

Boleh Dinikmati, Asalkan Tidak Berlebihan

Dokter gizi tidak melarang orang sehat untuk menikmati matcha ube latte atau dessert berbahan ube. Minuman ini tetap boleh dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang, selama tidak berlebihan.

Matcha ube latte juga sebaiknya tidak dijadikan pengganti makanan utama. Minuman tersebut lebih tepat dianggap sebagai camilan atau minuman sesekali, bukan sumber nutrisi utama sehari-hari.

Agar lebih sehat, konsumen dapat memilih produk dengan:

Takaran gula yang lebih rendah.

Susu rendah lemak atau susu tanpa gula tambahan.

Porsi yang tidak terlalu besar.

Lebih sedikit krimer dan susu kental manis.

Ube asli dibandingkan hanya perisa ube.

Matcha ube latte tidak otomatis sehat hanya karena menggunakan ube atau ubi ungu. Ube utuh memang mengandung serat dan antioksidan, tetapi produk olahan seperti latte dan es krim bisa memiliki kalori serta gula tinggi akibat tambahan pemanis, krimer, dan lemak.

Minuman viral ini tetap boleh dinikmati oleh orang sehat, tetapi sebaiknya dalam jumlah wajar dan tidak menggantikan makanan utama.

 

Next Post Previous Post