BSI Targetkan Transaksi Naik 10–30 Persen di Expo Internasional 2026

BSI Targetkan Transaksi Naik 10–30 Persen di Expo Internasional 2026

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menargetkan peningkatan transaksi sebesar 10–30 persen dalam ajang BSI International Expo 2026. Pameran tersebut akan berlangsung di JICC Hall A & B, Jakarta, pada 22–25 Oktober 2026.

Target tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan jumlah pengunjung, tetapi juga mendorong kenaikan volume transaksi selama expo berlangsung.

Fokus pada Transaksi

SEVP Funding and Transaction BSI, Ida Triana Widowati, mengatakan perusahaan menargetkan pertumbuhan transaksi minimal 10 persen hingga maksimal 30 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

“Minimal kita bisa naik 10–30 persen. Tapi bukan cuma itu, kita ingin yang datang lebih banyak dari sisi partisipasi masyarakat,” ujar Ida.

Menurut Ida, BSI International Expo tahun ini akan lebih menitikberatkan pada aktivitas transaksi. Fokus tersebut berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya yang turut mengandalkan business matching sebagai bagian dari pencapaian penjualan.

“Kalau tahun lalu ada business matching yang masuk sebagai bagian dari sales board, tapi kalau tahun ini kita lebih banyak dari sisi transaksinya ketimbang dari sisi business matching,” katanya.

Perkuat Kanal Digital

Untuk mendukung target tersebut, BSI menghadirkan berbagai solusi dan kanal digital yang dapat digunakan oleh individu, pedagang, hingga nasabah institusi.

Kanal yang disiapkan antara lain BSI Mobile, BSI Online, dan BSI Wholesale. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat memudahkan pengunjung dan mitra usaha dalam melakukan transaksi selama expo.

“Kita bawa lengkap solusi digital kita. Ada BSI Mobile, ada BSI Online, ada BSI Wholesale,” kata Ida.

BSI juga mendorong pemanfaatan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam transaksi selama pameran. KKI merupakan produk yang diluncurkan Bank Indonesia pada Agustus 2026 sebagai alternatif sumber dana bagi nasabah.

“Dengan KKI, nasabah memiliki alternatif sumber dana dalam melakukan transaksi, selain menggunakan dana yang tersedia di rekening tabungan,” jelas Ida.

Andalkan Ekosistem Halal

Selain layanan digital, BSI menyiapkan berbagai program promosi transaksi selama penyelenggaraan expo. Perseroan juga mengandalkan ekosistem bisnis yang telah dikembangkan untuk menarik minat pengunjung dan nasabah.

Sejumlah sektor yang menjadi perhatian meliputi haji dan umrah, fesyen muslim, produk halal, serta bisnis bullion atau layanan emas.

Bisnis bullion dinilai menjadi salah satu pembeda BSI dibandingkan perbankan lainnya. Layanan tersebut akan menjadi bagian penting dalam penawaran BSI selama expo.

“Yang membuat kita berbeda dengan bank lain adalah bullion bank. Itu sesuatu yang berbeda yang pasti tidak akan ditemui di event-event bank lain,” ujar Ida.

Sasar Gen Z dan Milenial

Dalam penyelenggaraan BSI International Expo 2026, BSI juga menggandeng lebih banyak mitra dan menyasar partisipasi nasabah dari berbagai kelompok usia, termasuk Gen Z dan milenial.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BSI untuk memperluas akses dan meningkatkan inklusivitas layanan perbankan syariah.

“Bagaimana BSI bisa menjadi semakin inklusif bersama segala segmen,” kata Ida.

Melalui penguatan transaksi digital, program promosi, ekosistem halal, serta layanan bullion, BSI berharap BSI International Expo 2026 dapat meningkatkan aktivitas transaksi sekaligus memperluas keterlibatan masyarakat.

 

Next Post Previous Post