Harga Perak, Kamis 24 September 2026: Update Harian Terbaru

Harga Perak, Kamis 24 September 2026: Update Harian Terbaru

Pada perdagangan hari ini, Kamis (24/9/2026), harga perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan sebesar Rp1.900 per gram. Koreksi ini sejalan dengan melemahnya pergerakan harga emas batangan serta dinamika pasar logam mulia di tingkat global. 

Produk perak Antam saat ini dipasarkan dalam pecahan 250 gram (casting) dan pecahan 500 gram. Penurunan harian ini membalikkan arah pergerakan setelah pada perdagangan sehari sebelumnya, Rabu (23/9/2026), harga perak Antam sempat mencatatkan kenaikan sebesar Rp700 per gram. 

Faktor Pendorong Pelemahan Perak Dunia

Harga Perak, Kamis 24 September 2026: Update Harian Terbaru
(Foto Harga Perak Dunia dari TradingView)
Merosotnya harga perak di dalam negeri sangat dipengaruhi oleh tekanan pada pasar komoditas internasional:

Ekspektasi Suku Bunga The Fed: Menguatnya proyeksi kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) menekan pergerakan aset logam mulia tanpa imbal hasil (non-yielding assets). 

Harga Spot Internasional: Di pasar spot global, perak jatuh ke kisaran US$64,32–US$64,37 per troy ounce, merosot lebih dari 3,9%–4% dibandingkan hari sebelumnya.

Korelasi dengan Emas: Sebagai bagian dari komoditas precious metals, pergerakan harga perak bergerak selaras dengan emas dunia yang sedang mengalami fase koreksi. 

Ringkasan Pasar Perak Hari Ini

Parameter Perkembangan Pasar

Arah Pergerakan Perak Antam Turun Rp1.900 per gram

Harga Perak Spot Dunia ~US$64,35 per troy ounce

Pengaruh Sentimen Utama Kebijakan suku bunga The Fed dan penguatan Dolar AS

Ukuran Produk Batangan Antam Pecahan 250 gram dan 500 gram

Catatan untuk Investor

Meskipun mengalami penurunan harian, perak tetap memiliki daya tarik tersendiri sebagai instrumen diversifikasi portofolio. Berbeda dengan emas yang murni berfungsi sebagai safe haven, perak memiliki keterikatan kuat dengan permintaan industri manufaktur. 

Bagi investor domestik, mencermati pergerakan nilai tukar Rupiah serta perkembangan makroekonomi global menjadi kunci penting sebelum mengeksekusi keputusan investasi.


Next Post Previous Post