IHSG Ditutup Melemah 0,10% ke 6.534 Usai Reshuffle Menkeu
Ringkasan Perdagangan IHSG Hari Ini
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Kronologi: Dari Tekanan Intraday ke “Rebound” Sore Hari
Sebelum penutupan, IHSG sempat tertekan cukup dalam pada sesi kedua. Beberapa laporan mencatat indeks pernah turun hingga sekitar 1,72% di intraday, dengan level terendah intraday di kisaran 6.371–6.374 sebelum memangkas koreksi menjelang penutupan.
Tekanan awal pasar dipicu oleh sinyal reshuffle kabinet dan sorotan pada posisi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang disebut-sebut akan diganti. Namun, setelah kabar pengangkatan Suahasil Nazara sebagai Menkeu baru semakin jelas dan proses pelantikan berlangsung di Istana Negara pada Senin sore, IHSG berbalik memangkas koreksi dan bahkan sempat mendekati zona hijau.
Reshuffle Menkeu: Purbaya Diganti Suahasil Nazara
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (14/9/2026) di Istana Negara, Jakarta.
Pengangkatan ini tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 97/P (atau 97P) Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029.
Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sebelum naik menjadi Menkeu.
Pergantian ini menjadi fokus utama pasar karena Menkeu dianggap menentukan arah kebijakan fiskal, koordinasi dengan bank sentral, serta respons terhadap sentimen global.
Reaksi pasar yang awalnya negatif kemudian mereda setelah kepastian figur baru muncul, tercermin dari pemulihan IHSG di menit-menit akhir perdagangan.
Sentimen Global yang Masih Mengintai
Di balik dinamika domestik, pelaku pasar juga mencermati faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi IHSG ke depan.
Pekan ini, investor menunggu keputusan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) AS (16–18 September 2026), Bank of England (BoE), dan Bank of Japan (BoJ).
Inflasi AS pada Agustus 2026 tercatat 3,4% year-on-year, sesuai ekspektasi, sementara sentimen konsumen (Michigan Consumer Sentiment) turun ke 47,8 pada September.
Koreksi harga minyak dan penguatan emas (sempat naik sekitar 1,1% ke US$4.363 per troy ounce pada Jumat sebelumnya) juga menjadi latar belakang sentimen komoditas yang memengaruhi emiten terkait di BEI.
Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak sideways dalam rentang 6.450–6.700 sepanjang pekan ini, dengan keputusan The Fed sebagai katalis utama.
Sektor dan Saham yang Jadi Sorotan
Meskipun artikel sumber tidak merinci per sektor secara lengkap, beberapa laporan terkait hari yang sama menyoroti:
Tekanan awal sempat menyeret emiten tambang dan beberapa konstituen LQ45, dengan nama-nama seperti MDKA, EXCL, dan INCO disebut sebagai top losers di sesi tertentu.
Di sisi lain, pemulihan sore hari ditopang oleh sentimen positif terhadap kepastian kepemimpinan di Kemenkeu, yang dianggap dapat menenangkan kekhawatiran soal arah kebijakan fiskal dan koordinasi makroekonomi.
Untuk pekan ini, beberapa sekuritas memasukkan emiten seperti ANTM, ASII, EMAS, MDKA, dan ISAT dalam daftar top picks, seiring perhatian pada komoditas, otomotif, dan telekomunikasi.

