IHSG Tutup Senin Melemah 0,88% ke 6.384, Saham Mineral dan Telekomunikasi Tertekan

 

IHSG Tutup Senin Melemah 0,88% ke 6.384, Saham Mineral dan Telekomunikasi Tertekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,88% ke level 6.384,73 pada perdagangan Senin (21/9/2026), dengan mayoritas saham konstituen bergerak negatif.

Ringkasan Pasar Hari Ini

IHSG Tutup Senin Melemah 0,88% ke 6.384, Saham Mineral dan Telekom
(Foto IHSG dari Google Finansial)
IHSG turun 0,88% ke 6.384,73; 372 saham melemah, 294 menguat, dan 297 stagnan.

Pelemahan dipimpin saham-saham LQ45 seperti MBMA, ADMR, dan EXCL yang masing-masing turun di atas 3%.

Di sisi lain, AMRT, NCKL, dan MEDC menjadi penggerak naik dengan kenaikan sekitar 1%.

Saham-saham yang Menekan IHSG

Berikut sejumlah saham LQ45 dan besar yang mencatat penurunan signifikan:

MBMA (Merdeka Battery Materials): −3,67% ke Rp525

ADMR (Alamtri Minerals Indonesia): −3,46% ke Rp1.535

EXCL (XLSMART Telecom Sejahtera): −3,20% ke Rp2.420

HRTA (Hartadinata Abadi): −3,18% ke Rp2.130

AADI (Adaro Andalan Indonesia): −3,13% ke Rp11.600

ANTM (Aneka Tambang): −2,99% ke Rp3.240

Penurunan pada sektor komoditas (terkait mineral/baterai) dan telekomunikasi memberi tekanan luas terhadap sentimen pasar hari ini.

Saham-saham yang Menguat

Sebaliknya, beberapa saham justru mencatat penguatan:

AMRT (Sumber Alfaria Trijaya): +1,15% ke Rp1.315

NCKL (Trimegah Bangun Persada): +1,09% ke Rp930

MEDC (Medco Energi Internasional): +1,03% ke Rp1.475

CUAN (Petrindo Jaya Kreasi): +0,54% ke Rp930

Saham blue chip lain seperti ASII, INDY, dan BRPT cenderung stagnan.

Pandangan Analis: Tekanan Jual Dominan, tapi Tren Menengah Belum Berbalik

Brigita Kinari, Equity Analyst Indo Premier Sekuritas, menilai secara teknikal IHSG pekan lalu menutup di 6.441, di bawah MA5 dan MA20, dengan MA5 membentuk dead cross terhadap MA20—sinyal pelemahan jangka pendek.

Namun, IHSG masih bertahan di atas MA60, sehingga tren menengah dianggap belum berbalik; koreksi saat ini lebih tepat dibaca sebagai pullback.

Skenario Teknikal ke Depan

Jika IHSG bertahan di atas 6.370: peluang technical rebound ke area 6.541–6.581.

Jika 6.370 tertembus: IHSG berisiko menguji area 6.200–6.279.

Proyeksi konsolidasi dengan tekanan jual masih dominan pada awal pekan, dengan support 6.200–6.279 dan resistance 6.585–6.633.

Catatan untuk Investor

Penurunan hari ini didominasi saham-saham berbasis komoditas/mineral dan beberapa emiten telekomunikasi.

Level 6.370 menjadi kunci: bertahan di atas level ini membuka peluang rebound; gagal mempertahankan membuka ruang koreksi lebih dalam.

Keputusan investasi tetap merupakan tanggung jawab masing-masing investor; berita ini bukan ajakan membeli/menjual saham.

Next Post Previous Post