Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Selasa, 22 September 2026

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Selasa, 22 September 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak volatil dengan kecenderungan konsolidasi pada perdagangan Selasa, 22 September 2026.

IHSG sepanjang pekan lalu terkoreksi 1,53% ke level 6.441,16. Para analis memperkirakan IHSG masih berpeluang melakukan technical rebound selama mampu bertahan di atas level support kunci 6.370, dengan target penguatan ke area 6.541–6.581.

Proyeksi Pergerakan IHSG

Berdasarkan analisis teknikal dari berbagai sekuritas, berikut adalah proyeksi pergerakan IHSG untuk hari ini:

Indikator

Level/Proyeksi

Support Utama

6.200–6.279 (dekat MA60)

Support Sekunder

6.290–6.370

Resistance

6.541–6.581 (MA20)

Resistance Kuat

6.585–6.633

Kondisi Pasar

Konsolidasi dengan tekanan jual dominan

 

MNC Sekuritas mencatat bahwa IHSG masih rawan menguji kembali level 6.290–6.370 sebagai bagian dari gelombang koreksi, namun selama indeks bertahan di atas 6.370, peluang penguatan teknis tetap terbuka. IPOT Sekuritas menambahkan bahwa MA20 akan berperan sebagai dynamic resistance, sementara MA60 menjadi dynamic support di area 6.200–6.279.

Sentimen pasar pekan ini juga dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci, termasuk hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diperkirakan akan menahan suku bunga acuan di level 5,75%, serta dinamika global seperti konflik Houthi-Arab Saudi dan kebijakan bank sentral lainnya.

Prediksi IHSG & Rekomendasi Saham — Selasa, 22 September 2026

IHSG: Diprediksi konsolidasi volatil dengan support di 6.290–6.370 dan resistance di 6.541–6.581. Peluang technical rebound terbuka jika bertahan di atas 6.370. Beberapa saham yang bisa dipantau oleh investor meliputi:

BBCA

TLKM

AMRT

ANTM

KLBF

Strategi Trading Hari Ini

Para analis merekomendasikan strategi Selective Buy on Weakness sebagai pendekatan utama mengingat kondisi pasar yang masih volatil dan berpotensi menguji level support lebih dalam. Investor disarankan untuk:

Memantau level 6.370 sebagai kunci apakah IHSG akan rebound atau lanjut terkoreksi

Fokus pada saham-saham dengan teknikal solid seperti ANTM, BBCA, dan TLKM yang memiliki dukungan fundamental kuat

Menerapkan disiplin stop loss ketat mengingat risiko koreksi masih mengintai

Mencermati sentimen global dari Wall Street, bursa Asia, dan hasil RDG BI yang dapat mempengaruhi arah pasar

Dengan kondisi pasar yang cenderung konsolidasi, investor disarankan untuk selektif dalam memilih saham dan tidak terburu-buru melakukan akumulasi besar-besaran sebelum arah pasar lebih jelas.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Next Post Previous Post