Kurs Dolar-Rupiah, Sabtu 12 September 2026, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 17.607
| (Foto Kurs Dolar-Rupiah dari Bank BCA) |
Posisi ini melanjutkan tren pelemahan rupiah setelah penutupan perdagangan Jumat (11/9) di level Rp 17.611 per dolar AS.
Pergerakan Kurs Hari Ini
Berdasarkan data pasar dan referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, rupiah pada Jumat sore ditutup melemah 64 poin atau 0,36% ke Rp 17.611 per dolar AS.
Pada perdagangan Sabtu (12/9), kurs dolar terhadap rupiah terpantau berada di angka Rp 17.607, menunjukkan sedikit penguatan tipis dibanding penutupan Jumat, namun tetap berada di zona Rp 17.600-an.
Faktor yang Mempengaruhi
Beberapa faktor yang menekan rupiah akhir-akhir ini antara lain:
Sentimen global: Data inflasi AS (PPI) yang naik memicu kekhawatiran pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed.
Tekanan fiskal domestik: Isu ketahanan fiskal Indonesia, terutama terkait harga minyak dunia, turut memengaruhi psikologi pasar.
Stabilitas moneter: BI mempertahankan BI-Rate di level 5,75% sejak Agustus 2026, setelah kenaikan 100 basis poin pada Mei–Juni 2026.
Proyeksi ke Depan
DBS Bank memproyeksikan rupiah akan bergerak stabil di kisaran Rp 17.600–Rp 18.000 per dolar AS sepanjang 2026, seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan mencapai 5,3%.
Sementara itu, dari sisi moneter, DBS menilai Bank Indonesia kemungkinan tidak perlu kembali menaikkan suku bunga pada sisa tahun ini.

