MEDC Cetak Laba US$275 Juta, Harga Saham Naik
Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) terbang tinggi pada sesi awal perdagangan Selasa (22/9/2026), sempat menguat hingga 6,78 persen ke level Rp1.575 per saham.
Lonjakan ini dipicu rilis laporan keuangan semester I-2026 yang mencatat laba bersih melonjak hampir 800 persen secara tahunan.
Kinerja Keuangan yang Mengesankan
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026 yang dirilis Senin (21/9/2026), MEDC membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$275,32 juta. Angka ini melonjak 796,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya US$30,71 juta.
Dari sisi pendapatan, perseroan mencatatkan total pendapatan sebesar US$1,41 miliar pada semester I-2026, naik 23,35 persen secara tahunan dari US$1,15 miliar pada periode yang sama 2025. EBITDA juga tercatat solid di level US$805 juta, sementara laba kotor mencapai US$588 juta.
Faktor Pendorong Lonjakan Laba
Beberapa katalis utama yang mendorong kinerja moncer MEDC antara lain:
Peningkatan produksi migas: Volume produksi minyak dan gas MEDC menyentuh 170 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD), sesuai dengan panduan tahun 2026.
Membaiknya harga minyak dunia: Kondisi harga komoditas energi yang menguat turut menopang margin usaha.
Kontribusi Amman Mineral (AMMN): Operasi smelter PT Amman Mineral Internasional Tbk yang berjalan penuh memberikan kontribusi signifikan terhadap laba konsolidasian.
Pertumbuhan bisnis ketenagalistrikan: Penjualan listrik tumbuh 16,5 persen secara tahunan, menambah diversifikasi pendapatan.
Reaksi Pasar Modal
| (Foto Saham MEDC dari Google Finansial) |
Prospek ke Depan
Manajemen MEDC menyatakan optimisme terhadap kinerja sepanjang 2026, seiring dengan terus optimalnya aset produksi migas dan kontribusi berkelanjutan dari bisnis tambang melalui AMMN. Dengan fundamental yang menguat, MEDC diproyeksikan tetap menjadi salah satu emiten energi yang menarik perhatian investor di Bursa Efek Indonesia.

