Meta VR Glasses: Kacamata VR 100 Gram Pertama dengan Sertifikasi IMAX Enhanced
Desain Ringan Berkat Unit Komputasi Terpisah
Bobot hanya 100 gram di wajah dicapai karena Meta memisahkan komponen berat ke unit komputasi eksternal (puck) seberat ~300 gram yang dapat dikliping ke saku atau dimasukkan tas. Kacamata hanya menampung layar dan sensor, sementara prosesor, baterai, dan penyimpanan ada di puck yang terhubung lewat kabel optik.
Layar 5K Micro‑OLED dan Audio Dolby
Layar menggunakan panel Micro‑OLED 5K dengan resolusi 2.412 × 2.288 per mata, refresh rate hingga 120Hz, dan kerapatan 37 pixel per degree (PPD), dipadukan dengan lensa pancake khusus. Perangkat mendukung Dolby Vision untuk HDR dan Dolby Atmos untuk audio spasial, serta menjadi perangkat VR pertama bersertifikat IMAX Enhanced.
Ditenagai Snapdragon Reality Elite
Unit komputasi menggunakan prosesor baru Qualcomm, Snapdragon Reality Elite (XR2 Gen 3), dengan 12GB RAM, 128GB storage, slot microSD (hingga 1TB), dan baterai yang mampu memutar media resolusi tinggi hingga 3 jam dengan pengisian cepat 45W.
Kontrol Tanpa Controller: Suara, Mata, dan Gerakan Tangan
Meta VR Glasses dikendalikan sepenuhnya lewat suara, gerakan mata, dan gestur tangan, tanpa perlu controller. Asisten AI Meta terintegrasi langsung ke sistem operasi, sehingga pengguna bisa memerintahkan pemutaran film, membuka aplikasi, menata workspace virtual, atau melakukan pencarian hanya dengan perintah suara.
Hiburan: Bioskop IMAX, Film 3D Disney+, dan Olahraga Immersive
Sebagai perangkat VR pertama berlabel IMAX Enhanced, Meta VR Glasses memungkinkan penonton menikmati film tertentu dalam rasio aspek eksklusif IMAX dan versi 3D. Mulai November, pelanggan Disney+ di wilayah tertentu dapat menonton film 3D seperti The Avengers dan Black Panther, dengan lingkungan virtual seperti Tatooine dan Avengers Tower melalui aplikasi Disney Immersive Cinema by ILM.
Layanan streaming lain yang sudah mendukung termasuk Prime Video, YouTube, DIRECTV, AMC+, Crunchyroll, Plex, dan ESPN. Untuk penggemar olahraga, Meta menghadirkan pengalaman Immersive Sports bersama ESPN dengan siaran langsung 8K dan pandangan 180°, mencakup lebih dari 100 event per tahun dari MLB, NBC Sports, TNT Sports, UFC, dan lainnya.
Produktivitas: Multi‑Layar dan Keyboard Virtual
Untuk kerja, pengguna mendapat layar virtual besar dan bisa membuka beberapa layar sekaligus. Permukaan datar apa pun dapat diubah menjadi keyboard dan touchpad virtual, sementara passthrough berwarna penuh memungkinkan pengguna tetap melihat meja, ponsel, dan ruangan sekitar.
Gaming dan Panggilan Holografik
Lebih dari 75 game dengan kontrol gestur saja akan tersedia saat peluncuran, dan Xbox Cloud Gaming memungkinkan streaming game tambahan. Meta juga mengumumkan panggilan holografik, yang membuat avatar mengikuti ekspresi wajah dan gerakan pengguna, lengkap dengan audio spasial; fitur ini awalnya tersedia di aplikasi tertentu seperti WhatsApp dan Zoom.
Harga dan Ketersediaan
Meta VR Glasses dijual seharga US$1.299,99, lebih dari dua kali lipat harga rilis Meta Quest 3 (US$499,99), namun jauh di bawah Apple Vision Pro (US$3.499). Perangkat ini direncanakan mulai dijual pada musim semi 2027 di 13 negara, dengan Indonesia kemungkinan termasuk dalam gelombang perluasan berikutnya.
Dengan asumsi kurs Rp15.600–15.800/USD, harga US$1.299,99 setara sekitar:
Rp20.279.844 (kurs Rp15.600/USD)
Rp20.539.842 (kurs Rp15.800/USD)
Angka ini belum termasuk pajak impor, PPN, dan biaya distribusi lokal yang dapat menambah harga akhir di Indonesia.

