Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Kamis, 24 September 2026

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Kamis, 24 September 2026
IHSG diprediksi bergerak sideways hingga mildly bullish di rentang 6.300–6.400 pada Kamis (24/9), setelah kemarin (23/9) rebound 1,56% ke 6.374,91 menyusul keputusan Bank Indonesia (BI) yang menahan BI Rate di 5,75%. 

Sentimen positif dari keputusan moneter yang sesuai ekspektasi pasar, ditambah stabilitas relatif rupiah, menjadi katalis utama penguatan kemarin.

Konteks Pasar Terkini

Penutupan Rabu (23/9): IHSG ditutup di 6.374,91 (+1,56%), setelah sebelumnya turun tajam Selasa (22/9) ke 6.277,04 (-1,69%).

Kebijakan BI: BI Rate dipertahankan di 5,75% untuk ketiga bulan berturut-turut, sesuai konsensus pasar (85,71% responden memperkirakan hold).

Sentimen global: Tekanan yield obligasi global dan volatilitas rupiah masih menjadi faktor yang diwaspadai, meski respons BI yang stabil mengurangi kekhawatiran jangka pendek.

Prediksi IHSG Kamis, 24 September 2026

Indikator

Level/Proyeksi

Support terdekat

6.300 – 6.330

Resistance terdekat

6.380 – 6.400

Bias harian

Sideways to mildly bullish

Katalis kunci

Stabilitas BI Rate, aliran asing, sentimen regional


Phintraco Sekuritas secara spesifik memproyeksikan IHSG bergerak di kisaran 6.300–6.400 pada Kamis, dengan asumsi tidak ada gejolak eksternal mendadak. Level psikologis 6.300 menjadi batas bawah kritis; selama IHSG bertahan di atasnya, peluang rebound terbatas ke 6.400 masih terbuka.

Rekomendasi Saham untuk Kamis, 24 September 2026

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Kamis, 24 September 2026
(Foto Saham BBCA dari Google Finansial)
Berikut beberapa saham yang layak dipantau berdasarkan riset teknikal dan fundamental dari berbagai sekuritas (per 23–24 September 2026):

BBCA

EXCL

INDF

BIPI

BULL

TPIA

ASII
Catatan: Rekomendasi di atas bersifat harian/trading idea. Sesuaikan dengan profil risiko dan horizon investasi Anda. Untuk investor jangka panjang, akumulasi bertahap pada blue-chip seperti BBCA, ASII, atau INDF tetap relevan.

Faktor yang Perlu Dipantau

Aliran modal asing: Net buy/sell asing hari ini akan jadi sinyal lanjutan momentum.

Rupiah & yield global: Stabilitas USD/IDR di bawah Rp15.500 dan penurunan yield US Treasury akan mendukung IHSG.

Laporan emiten & dividen: Cum date dividen 29 September 2026 (pembayaran 9 Oktober) bisa jadi katalis selektif.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan membeli/menjual. Lakukan riset mandiri atau konsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.

Next Post Previous Post