Saham Sektor Kesehatan Menguat Tajam Dipicu Sentimen Erupsi Gunung Anak Krakatau
Saham-saham emiten sektor kesehatan mencatat penguatan signifikan pada penutupan sesi I perdagangan Senin (7/9/2026), didorong sentimen erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebarkan abu vulkanik ke wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.
Lonjakan Harga Saham Farmasi dan Alat Kesehatan
| (Foto Saham KAEF dari Google Finansial) |
Dampak Abu Vulkanik Terhadap Kesehatan Masyarakat
Penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan membumbung hingga ketinggian 15.000 kaki (4,5 kilometer) dengan arah pergerakan menuju barat pada kecepatan sekitar 28 kilometer per jam. Abu tersebut telah memapari kualitas udara di sejumlah wilayah strategis, termasuk Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Lampung.
Analisis BRI Danareksa Sekuritas
BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya mencatat bahwa sektor kesehatan menjadi perhatian utama pelaku pasar di tengah kekhawatiran dampak paparan abu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat.
"Paparan abu vulkanik berpotensi meningkatkan risiko gangguan pernapasan dan iritasi mata, sehingga dapat mendorong kebutuhan terhadap masker, obat-obatan terkait ISPA, serta produk kesehatan lainnya," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya.
Analis menilai bahwa penyebaran abu vulkanik menjadi pendorong positif jangka pendek bagi emiten yang memproduksi masker, obat pernapasan, serta produk kesehatan terkait.
Daftar Emiten yang Terdampak Sentimen
Daftar emiten yang berpotensi mendapat sentimen positif dari peristiwa ini meliputi:
PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS)
PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX)
PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED)
PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA)
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
PT Kimia Farma Tbk (KAEF)
PT Indofarma Tbk (INAF)
PT Pyridam Farma Tbk (PYFA)
PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC)
PT Sido Muncul Tbk (SIDO)
PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA)
PT SOHO Global Health Tbk (SOHO)
PT Merck Tbk (MERK)
PT Phapros Tbk (PEHA)
PT Prajasa Indah Tbk (PRDA)
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SAME)
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
PT Hermina Hospitals Tbk (HEAL)
PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
PT Bumiputera Mandiri Sejahtera Tbk (BMHS)
Sentimen Bersifat Jangka Pendek
Meski mencatat penguatan tajam, BRI Danareksa Sekuritas mengingatkan bahwa sentimen ini lebih bersifat katalis jangka pendek (short-term catalyst).
"Kami melihat sentimen ini lebih bersifat short-term catalyst, dengan perkembangan erupsi dan luas sebaran abu menjadi faktor utama yang perlu dicermati. Konfirmasi volume dan keberlanjutan momentum tetap diperlukan untuk melihat potensi lanjutan penguatan sektor," tulis BRI Danareksa Sekuritas.
Para analis menekankan pentingnya memantau perkembangan erupsi dan luas sebaran abu vulkanik sebagai faktor utama yang akan menentukan keberlanjutan momentum penguatan sektor kesehatan.
Konteks Pasar Secara Keseluruhan
Di tengah sentimen positif sektor kesehatan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Senin (7/9/2026) menguat tipis 0,24 persen ke level 6.652. Sektor kesehatan menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 1,55 poin, diikuti sektor konsumer non-siklikal dan infrastruktur.

