Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Senin, 26 Oktober 2026
IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin, 26 Oktober 2026, dengan area penting di kisaran 5.500. Namun, pasar masih perlu menguji resistance terdekat sebelum penguatan berlanjut lebih jauh.
Proyeksi IHSG
![]() |
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Sentimen Pasar
Pasar akan memantau tindak lanjut reformasi Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, termasuk rencana pengecualian saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high share concentration/HSC) dari perhitungan IHSG mulai 2 November 2026.
Selain itu, arah arus dana asing, pergerakan rupiah, dan performa saham sektor energi, industri, serta konsumen non-primer dapat memengaruhi arah indeks.
Rekomendasi Saham
Berikut saham yang disorot analis untuk perdagangan Senin, 26 Oktober 2026:
|
Saham |
Sektor |
Rekomendasi |
Catatan |
|
AMMN |
Pertambangan |
Trading watch |
Masuk pilihan MNC Sekuritas. |
|
BULL |
Energi/Batubara |
Trading watch |
Masuk pilihan MNC Sekuritas. |
|
ENRG |
Energi |
Trading watch |
Masuk pilihan MNC Sekuritas. |
|
GGRM |
Konsumer |
Trading watch |
Masuk pilihan MNC Sekuritas. |
|
AALI |
Sawit |
Akumulasi selektif |
WH-Project menetapkan target Rp10.000. |
|
CTRA |
Properti |
Akumulasi selektif |
WH-Project menetapkan target Rp615. |
Strategi Perdagangan
Tunggu konfirmasi penembusan resistance 5.458–5.500 dengan volume yang meningkat sebelum menambah posisi.
Jika IHSG gagal bertahan di atas 5.500, waspadai potensi koreksi ke area support 5.400–5.366.
Gunakan cut loss disiplin, terutama untuk saham-saham rekomendasi trading yang cenderung lebih volatil.
Untuk investor jangka panjang, pilih saham dengan fundamental kuat, arus kas positif, dan dividen konsisten; masuk secara bertahap tetap lebih aman daripada membeli sekaligus.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan analisis pasar, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Keputusan investasi tetap perlu menyesuaikan profil risiko, tujuan keuangan, dan kondisi pasar terkini.



