Produksi Mobil Nasional Tumbuh 14,9 Persen hingga September 2026

Produksi Mobil Nasional Tumbuh 14,9 Persen hingga September 2026

Produksi mobil di Indonesia mencapai 982.721 unit sepanjang Januari–September 2026, naik 14,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dengan tiga bulan tersisa, produksi tahunan berpeluang melampaui capaian 2025 yang tercatat sebanyak 1.147.500 unit.

Pada September 2026, pabrikan memproduksi 121.455 unit mobil, meningkat dari 115.298 unit pada Agustus. Namun, angka tersebut masih di bawah rekor bulanan tahun ini: 123.798 unit yang dicapai pada Juli.

Produksi meningkat dibanding tahun lalu

Dalam sembilan bulan pertama 2025, produksi mobil nasional mencapai 855.585 unit. Pada periode yang sama tahun ini, jumlahnya naik menjadi 982.721 unit—bertambah 127.136 unit atau sekitar 14,9 persen.

Produksi bulanan yang melampaui 100 ribu unit turut mendorong kenaikan kumulatif tersebut. Sepanjang 2025, total produksi mencapai 1.147.500 unit. Karena itu, capaian 2026 masih perlu dilihat hingga akhir tahun sebelum dapat dipastikan apakah akan melampaui angka tersebut.

Toyota memimpin produksi

Toyota menjadi produsen dengan volume produksi terbesar pada Januari–September 2026, yakni 400.572 unit. Mitsubishi Motors menyusul dengan 149.727 unit, sementara Daihatsu mencatatkan produksi 111.712 unit.

Jarak produksi yang cukup besar menunjukkan Toyota masih menjadi kontributor utama manufaktur mobil nasional di antara merek-merek yang tercantum dalam data.

BYD dan Jaecoo turut berkontribusi

Produsen asal China juga tercatat dalam jajaran merek dengan produksi besar di Indonesia. BYD menghasilkan 32.040 unit hingga September, sedangkan Jaecoo mencatatkan 26.470 unit.

Kehadiran kedua merek tersebut menambah keragaman produsen yang berkontribusi pada industri otomotif dalam negeri. Meski demikian, merek Jepang—terutama Toyota, Mitsubishi Motors, dan Daihatsu—masih mendominasi volume produksi nasional.

Catatan: angka September dan produksi per merek dalam artikel ini mengikuti data yang diberikan pada naskah sumber. GAIKINDO mencantumkan laporan produksi Januari–September 2026 pada laman data resminya.

Next Post Previous Post