Drawing 16 Besar ACL 2: Persib Dikepung Raksasa Korsel dan Duo ASEAN
Persib Bandung menghadapi tantangan berat di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 setelah drawing yang mengelompokkannya dengan raksasa Korea Selatan dan dua wakil ASEAN. Sebagai juara Grup G, Maung Bandung masuk Pot 1 Zona Timur, sehingga calon lawannya terbatas pada runner-up Pot 2 seperti Pohang Steelers, Cong An Ha Noi FC (Vietnam), atau Ratchaburi FC (Thailand).
Komposisi Pot Drawing
Persib ditempatkan di Pot 1 bersama Macarthur FC (Australia), Gamba Osaka (Jepang), dan Tampines Rovers (Singapura), memastikan mereka terhindar dari sesama juara grup Timur. Pot 2 Zona Timur mencakup Cong An Ha Noi FC, Ratchaburi FC, Bangkok United (Thailand, tapi tereliminasi karena satu grup), serta Pohang Steelers dari K League 1. Regulasi AFC menghindari pertemuan tim dari grup sama, sehingga lawan Persib mengerucut pada trio tersebut.
Ancaman Pohang Steelers
Pohang Steelers menjadi momok utama sebagai raksasa Korea Selatan, finis runner-up Grup H dengan 13 poin dari lima kemenangan dan satu imbang. Klub bersejarah ini punya pengalaman ACL elite dan skuad bertabur bintang K-League, membuat duel potensial ini disebut "dikepung raksasa". Persib harus siap strategi intens untuk leg pertama 11-12 Februari dan leg kedua 18-19 Februari 2026.
Duo ASEAN sebagai Opsi
Cong An Ha Noi FC (Vietnam) dan Ratchaburi FC (Thailand) mewakili kekuatan ASEAN, dengan CAHN menunjukkan ketangguhan di fase grup. Meski tak sekuat Pohang, keduanya tetap berbahaya karena rivalitas regional dan format home-away yang ketat. Persib, di bawah arahan pelatih Bojan Hodak, optimis maju lebih jauh dengan dukungan suporter Bandung.

