IHSG Gagal Tembus 9.000: Penyebab Utama dan Prospek Selanjutnya
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Penyebab Utama
Tekanan musiman tutup buku menyebabkan likuiditas menyusut dan investor institusi amankan profit, dengan reli di atas 4% sulit terealisasi secara teknikal. Pelemahan rupiah serta rotasi ke saham komoditas dan second liner gagal dorong breakout signifikan. Faktor global seperti ekspektasi pelonggaran moneter 2026 jadi penopang psikologis, tapi risiko domestik dominan.
Prospek 2026
Proyeksi analis menargetkan IHSG 9.000-9.500, didorong penurunan suku bunga, pemulihan ekonomi, dan pertumbuhan laba 8%. Skenario bull case hingga 9.400-10.000 dari OCBC dan JP Morgan, dengan sektor keuangan, emas, tembaga, ritel, serta teknologi sebagai pendorong utama. Bear case sekitar 8.200-7.670 jika rupiah fluktuatif berlanjut.

