UMK Batam 2026 Diprediksi Rp4,02 Juta: Formula Inflasi + Pertumbuhan Ekonomi
Dewan Pengupahan Kota Batam telah membahas UMK 2026 dengan formula baru Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi × Alfa), di mana UMK 2025 Rp4.989.600 berpotensi naik signifikan meski prediksi awal Rp4,02 juta disesuaikan menjadi Rp5,3 juta-Rp5,4 juta berdasarkan data terkini
Data Ekonomi Dasar
Inflasi Batam tercatat 2,70% dan pertumbuhan ekonomi 6,69% per Q3/2025, menjadi basis perhitungan utama sesuai PP Nomor 49 Tahun 2025. Rentang alfa 0,5-0,9 menentukan variasi kenaikan, dengan pemerintah dan akademisi condong ke alfa 0,7 untuk keseimbangan.
Tabel Simulasi Usulan
Berikut simulasi dari tiga unsur Dewan Pengupahan, dengan UMK 2025 Rp4.989.600:
Unsur Alfa Kenaikan (%) Nominal Kenaikan (Rp) UMK 2026 (Rp)
Pekerja 0,9 8,72% 435.143 5.424.743
Pemerintah/Akademisi 0,7 7,38% 368.382 5.357.982
Pengusaha 0,5 6,04% 301.621 5.291.221
Proyeksi Rp4,02 juta muncul dari estimasi konservatif awal, tapi diskusi terkini menaikkan angka ke Rp5,3 juta rata-rata.
Argumen Para Pihak
Pekerja menekankan KHL Rp6,1 juta dan investasi Rp33,7 triliun untuk alfa tinggi, sementara pengusaha khawatir kontraksi global dan kompetisi asing sehingga pilih alfa rendah. Pemerintah pilih tengah untuk pertumbuhan Batam sebagai FTZ.
Pleno akhir Desember 2025 atau ketok palu 24 Desember, dengan Wali Kota Batam putuskan final berdasarkan rekomendasi bertanda tangan.

