Amazon, Nvidia, hingga Crowdstrike Tertarik Peluang Investasi di RI
Amazon, Nvidia, dan Crowdstrike menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi di Indonesia, terutama di sektor ekonomi digital seperti data center dan keamanan siber.
Latar Belakang Pertemuan
Pertemuan ini digelar oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto di Indonesia Pavilion saat World Economic Forum (WEF) Davos 2026 pada 23 Januari 2026. Perusahaan AS seperti Nvidia, Amazon Web Services (AWS), Docusign, Crowdstrike, dan Cloudflare hadir untuk membahas potensi investasi. Topik utama mencakup tren digital, data center, cybersecurity, dan infrastruktur digital, sejalan dengan program ekonomi prioritas pemerintahan Prabowo.
Fokus Investasi
Amazon Web Services (AWS): Melanjutkan komitmen investasi US$5 miliar (Rp84,3 triliun) selama 15 tahun untuk pusat data di Indonesia, plus pengembangan cloud computing, AI, SDM digital, dan keamanan siber.
Nvidia: Tertarik pada peluang ekonomi digital, kemungkinan terkait AI dan infrastruktur teknologi.
Crowdstrike: Fokus pada keamanan siber sebagai bagian dari ekosistem digital nasional.
Diskusi juga melibatkan perwakilan lokal seperti Nongsa Digital Park di Batam untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Dampak Potensial
Investasi ini mendukung penguatan ekosistem digital Indonesia, termasuk peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi pro-rakyat. Ini merupakan tindak lanjut dari negosiasi dagang Indonesia-AS, di tengah dinamika tarif global seperti kebijakan Trump.

