Danantara Bidik Investasi Strategis di WEF 2026, Fokus pada Hilirisasi dan Transisi Energi
Danantara, sebagai badan pengelola investasi sovereign wealth fund (SWF) milik Indonesia, tengah menggarisbawahi upaya menarik investasi strategis di ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Fokus utama mencakup hilirisasi industri, transisi energi, serta sektor-sektor pendukung lainnya untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global.
Tujuan Strategis Utama
Danantara bertujuan membangun kemitraan global berkualitas tinggi yang selaras dengan prioritas pembangunan Indonesia. CEO Rosan Roeslani menekankan komitmen pada tata kelola yang kuat (strong governance) serta kolaborasi jangka panjang melalui pertemuan dengan pemangku kepentingan internasional, termasuk sovereign wealth fund lainnya. Kehadiran ini menjadi debut penting Danantara di panggung dunia untuk memposisikan Indonesia sebagai mitra investasi yang kredibel.
Sektor Fokus Investasi
Berbagai sektor prioritas dihighlight untuk menarik minat investor asing:
Penguatan mineral kritis dan keamanan rantai pasok (supply chain security).
Akselerasi transisi energi berkelanjutan.
Ketahanan pangan dan kesehatan nasional.
Pengembangan infrastruktur digital beserta peluang bagi generasi muda.
Konteks dan Dampak Lebih Luas
Acara WEF 2026 ini didukung kehadiran Presiden Prabowo Subianto, yang turut memperkuat posisi Indonesia di tengah isu global seperti perubahan iklim, demografi, dan ketidakpastian ekonomi. Gita Wirjawan menyebut Danantara berpotensi menjadi "magnet" bagi investor dunia, dengan target memperbesar portofolio investasi strategis. Langkah ini diharapkan mendorong hilirisasi sumber daya alam Indonesia sambil mendukung target transisi energi menuju net zero emission.

