Harga Saham INET Melonjak 10,17 Persen, Ini Pendongkraknya
Harga saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melonjak 10,17% ke Rp650 pada perdagangan 6 Januari 2026, mencatat kenaikan signifikan setelah eksekusi sebagian waran seri I. Lonjakan ini memicu euforia investor, dengan harga sempat menyentuh Rp705 intraday sebelum stabil. Pergerakan positif ini kontras dengan penurunan sebelumnya akibat penyesuaian harga teoritis pasca-rights issue.
Pemicu Utama Kenaikan
| (Foto Saham INET dari Google Finansial) |
Latar Belakang Rights Issue
Sebelumnya, BEI menetapkan harga teoritis INET Rp472 pasca-HMETD rasio 3:4 dengan harga pelaksanaan Rp250 per saham, dari harga cum Rp770 pada 2 Januari 2026. Rights issue targetkan dana hingga Rp3,2 triliun dari 12,8 miliar saham baru, disertai 3,2 miliar waran seri II. Penurunan 23% pada 5 Januari mencerminkan penyesuaian, tapi rebound cepat tunjukkan kepercayaan pasar.
Dampak bagi Investor
Kenaikan ini beri peluang profit jangka pendek, tapi investor waspada dilusi dari waran tersisa dan rights issue berlangsung. Strategi akumulasi saat volatilitas cocok untuk saham INET di tengah tren bullish IHSG awal 2026. Pantau pengumuman manajemen untuk update eksekusi waran selanjutnya.

