Saham BBCA Turun, Ini Kata Presiden Direktur BCA

 

Saham BBCA Turun, Ini Kata Presiden Direktur BCA
(Foto Saham BBCA dari Google Finanasial)

Saham BBCA mengalami penurunan signifikan baru-baru ini, memicu komentar dari Presiden Direktur BCA Hendra Lembong. Beliau menilai fluktuasi ini sebagai hal normal.

Penurunan Harga Saham

Pada penutupan perdagangan 27 Januari 2026, saham BBCA turun 1,96% menjadi Rp 7.500 per saham. Secara year-to-date (YTD), koreksi mencapai 6,54%, sementara sepekan terakhir turun 5,36% dan sebulan terakhir 6,5%.

Komentar Hendra Lembong

Hendra Lembong menyatakan bahwa pergerakan harga wajar karena 70-80% saham free float BCA dikuasai investor asing, sehingga dipengaruhi dinamika global dan prospek ekonomi Indonesia. Ia menekankan fokus manajemen pada menjaga performa perusahaan sebaik mungkin, meski harga saham di luar kendali mereka.

Penurunan dipicu aksi jual bersih investor asing (net foreign sell) Rp 1,79 triliun, rotasi dana, dan tekanan pasar, bukan pelemahan fundamental BCA. Analis seperti Ekky Topan dari Infovesta Utama memprediksi potensi konsolidasi dan pemulihan bertahap jika jual asing mereda.

Next Post Previous Post