ZATA Lepas Suspensi: Saham Meledak Lagi, Target Harga Baru?
| (Foto Saham ZATA dari Google Finansial) |
Saham PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) baru saja lepas dari suspensi BEI pada 20 Januari 2026 setelah melonjak signifikan sebelumnya. Kenaikan harga ini didorong rencana RUPSLB 18 Februari 2026 terkait penjualan aset Rp75 miliar ke PT Karya Utama Putra Mandiri.
Harga ZATA sempat ARA naik 34,57% ke Rp109 pada 19 Januari 2026, setelah meroket 1.066% dalam 6 bulan dari Rp9. Suspensi diterapkan karena kenaikan ekstrem hingga 85,48% dalam sehari, tapi kini perdagangan dibuka kembali.
Baca Juga: Saham ZATA Meroket, Sentimen Kebijakan Tekstil Jadi Katalis
Faktor Pendorong
RUPSLB membahas transaksi material penjualan tanah dan bangunan, lanjutan agenda Desember 2025 yang batal. Sentimen kebijakan pemerintah alokasikan Rp101 triliun untuk modernisasi tekstil juga katalis kuat.
Analisis teknikal tunjukkan resistance Rp160-175, potensi Rp200 jika tembus dengan volume tinggi; support di Rp120-124. Namun, volatilitas tinggi pasca-unsuspensi berisiko koreksi, pantau RUPSLB untuk update.

