Transformasi Blok M: Dari Hub Biasa Jadi Blok M Hub Gojek, Dukung UMKM 24 Jam

Transformasi Blok M: Dari Hub Biasa Jadi Blok M Hub Gojek, Dukung UMKM 24 Jam

Blok M Square, kawasan ikonik di Jakarta Selatan, mengalami transformasi besar menjadi Blok M Hub Gojek melalui kolaborasi GoTo dengan MRT Jakarta. Perubahan ini menjadikannya pusat Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi, mendukung aktivitas 24 jam untuk UMKM lokal.

Latar Belakang Revitalisasi

Blok M Hub awalnya lahir dari revitalisasi terminal bus dan Mal Blok M pada 2025 oleh Pemprov DKI Jakarta. Fasilitas ini terletak di basement, menghubungkan pusat perbelanjaan, kuliner, dan event dengan Stasiun MRT Blok M. GoTo membeli hak penamaan pada Februari 2026, menandai peresmian resmi Blok M Hub Gojek pada 9 Februari 2026.

Integrasi Transportasi

Blok M Hub Gojek memudahkan mobilitas dengan koneksi MRT ke GoRide dan GoCar untuk first-mile last-mile. Titik jemput khusus dan promo layanan ini tingkatkan efisiensi transportasi publik bagi warga Jakarta. Hasilnya, kawasan menjadi simpul urban yang nyaman sepanjang hari.

Pemberdayaan UMKM

UMKM lokal mendapat eksposur via kurasi GoFood dan voucher GoDineIn untuk kuliner Blok M. GoPay integrasikan pembayaran digital, dari tiket MRT hingga ritel, dorong transaksi cashless. Kolaborasi ini targetkan pertumbuhan ekonomi lokal dengan aktivitas hingga 24 jam, sesuai visi Gubernur Pramono Anung.

Dampak Ekonomi dan Sosial

CEO GoTo Hans Patuwo tekankan tiga pilar: transportasi, pembayaran digital, dan dukungan UMKM. Kawasan ini perkuat digitalisasi ekonomi, ciptakan ekosistem hidup untuk driver, merchant, dan pengunjung. Revitalisasi Blok M kini jadi model TOD modern di Jakarta, dorong inklusivitas mobilitas urban.


Next Post Previous Post