Update Pasar: IHSG Turun ke 8.235 di Pembukaan Senin 2 Februari 2026
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
IHSG turun ke level 8.235 saat pembukaan perdagangan Senin, 2 Februari 2026, mencerminkan sentimen negatif pasar setelah volatilitas tinggi akhir Januari. Penurunan ini sejalan dengan proyeksi analis seperti MNC Sekuritas yang memprediksi koreksi awal Februari.
Konteks Terkini
Pasar saham Indonesia baru pulih dari anjlok tajam pada 29 Januari 2026, di mana IHSG ditutup di 8.232 setelah trading halt akibat penurunan hingga 8% ke kisaran 7.800-an. Faktor pemicu termasuk net foreign sell jumbo Rp6,12 triliun dan tekanan pada sektor energi serta konsumer.
Performa Saham Utama
Sektor energi seperti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) anjlok signifikan sebelumnya.
Saham blue chip seperti BRI, Barito Renewables (BREN), dan Indofood CBP (ICBP) turut melemah, berkontribusi pada dominasi saham turun (544 vs 227 naik).
Proyeksi Hari Ini
Analis memperkirakan IHSG bergerak sideway di kisaran 8.200-8.300, tergantung inflow asing dan respons global terhadap volatilitas MSCI. Pantau update BEI untuk data real-time volume dan kapitalisasi pasar.

