Badan Energi Internasional Sarankan Negara-Negara Terapkan WFH untuk Hemat BBM
Badan Energi Internasional (IEA) memang merekomendasikan penerapan work from home (WFH) sebagai langkah cepat untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) di tengah krisis energi global.
Latar Belakang Krisis
IEA memperingatkan ancaman krisis energi terbesar akibat gangguan pasokan minyak dari konflik di Timur Tengah, seperti perang yang melibatkan Iran. Sektor transportasi menyumbang 45% permintaan minyak global, sehingga pengurangan mobilitas menjadi prioritas utama.
Saran IEA
Selain WFH, IEA usulkan mengurangi perjalanan darat/udara, pakai transportasi umum, carpooling, serta turunkan batas kecepatan 10 km/jam. Langkah ini lebih cepat daripada pelepasan cadangan minyak strategis (400 juta barel).
Respons Indonesia
Pemerintah RI kaji WFH satu hari seminggu (misalnya Jumat) pasca-Lebaran 2026 untuk hemat BBM hingga 20%, terutama kurangi subsidi energi. Sektor layanan/industri dikecualikan; Thailand, Filipina, Vietnam, dan Singapura sudah terapkan serupa.

