Impor Perak China Melonjak Imbas Permintaan Industri dan Investasi
Impor perak ke China melonjak tajam akibat permintaan industri yang kuat dan arus investasi besar-besaran. Kebijakan pembatasan ekspor perak China sejak Januari 2026 memperparah kekurangan pasokan global, mendorong harga perak ke rekor tertinggi.
Penyebab Utama
China menerapkan aturan lisensi ekspor perak untuk melindungi sumber daya domestik dan memprioritaskan kebutuhan industri seperti panel surya, kendaraan listrik, serta elektronik. Produksi perak China mencapai 3.300 ton metrik pada 2024, menjadikannya pemasok terbesar kedua dunia setelah Meksiko.
Permintaan melonjak karena penggunaan perak dalam sektor energi terbarukan dan teknologi canggih, ditambah investor yang memburu logam ini sebagai lindung nilai inflasi serta ketegangan geopolitik.
Dampak Harga
Harga perak sempat mencapai US$76-80 per ons pada akhir 2025, naik 159% sepanjang tahun—kinerja terbaik sejak 1979—melebihi kenaikan emas (70%). Lonjakan ini menciptakan volatilitas tinggi di pasar komoditas.
Implikasi Global
Kebijakan China memicu persaingan suplai logam fisik, dengan cadangan dunia menipis sementara impor industri tetap tinggi. Analis memperingatkan risiko bagi produsen global, termasuk peringatan dari Elon Musk soal dampak pada elektrifikasi dan pusat data.

