Potong Gaji Menteri dan DPR Hadapi Dampak Konflik Timur Tengah
Presiden Prabowo Subianto sedang mengkaji opsi pemotongan gaji menteri dan anggota DPR sebagai respons terhadap dampak eskalasi konflik di Timur Tengah. Langkah ini terinspirasi dari kebijakan drastis Pakistan, di mana gaji anggota parlemen dipangkas 25% dan anggota kabinet tidak menerima gaji sama sekali untuk membantu kelompok rentan.
Latar Belakang
Pakistan menganggap konflik Timur Tengah sebagai situasi kritis seperti Covid-19, sehingga menerapkan penghematan besar-besaran termasuk pemotongan gaji pejabat. Dana yang dikumpulkan dialokasikan untuk masyarakat lemah yang terdampak kenaikan harga energi dan inflasi. Prabowo menyampaikan hal ini dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 13 Maret 2026 di Istana Negara.
Langkah Penghematan Lain
Pakistan juga memotong penggunaan BBM pemerintah hingga 60%, menghentikan kunjungan luar negeri, dan beralih ke pendidikan online. Prabowo meminta menterinya mengevaluasi opsi serupa untuk Indonesia menghadapi potensi krisis energi akibat konflik tersebut. Belum ada keputusan final soal pemotongan gaji di Indonesia.

