Steel Pipe Industry (ISSP) Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Buyback Saham
PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (kode saham: ISSP) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan menggunakan dana kas internal sebesar Rp 200 miliar. Aksi korporasi ini bertujuan menjaga stabilitas harga saham dan meningkatkan kepercayaan investor di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif.
Rincian Program Buyback
| (Foto Saham ISSP dari Google Finansial) |
Tujuan dan Strategi Perusahaan
Buyback saham ini tidak hanya bertujuan menstabilkan harga pasar, tetapi juga sebagai langkah untuk menyerap saham yang beredar dan menjaga valuasi ISSP agar lebih mencerminkan kondisi fundamental perusahaan.
Saham‑saham yang berhasil dibeli kembali akan disimpan sebagai saham treasuri, yang dapat digunakan untuk keperluan korporasi di masa depan, seperti program insentif atau restrukturisasi kepemilikan.
Sumber dana untuk aksi korporasi ini berasal sepenuhnya dari kas internal perusahaan, yang menunjukkan bahwa ISSP masih memiliki likuiditas cukup kuat untuk mendukung kegiatan operasional dan strategi jangka panjang.
Konteks Fundamental Emiten
ISSP, yang dikenal luas sebagai produsen pipa baja di Indonesia, sebelumnya juga pernah melakukan buyback pada 2020 dengan dana sekitar Rp 10 miliar, menunjukkan konsistensi manajemen dalam menggunakan mekanisme buyback sebagai instrumen pengelolaan harga saham.
Selain itu, perseroan baru‑baru ini menunjukkan respons pasar yang positif terhadap program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasinya, dengan oversubscribe hampir dua kali lipat.
Di sisi kepemilikan, Stock‑holder terbesar ISSP, PT Cakra Bhakti Para Putra, juga tercatat terus menambah porsi kepemilikan saham, yang menandakan kepercayaan dari pengendali kepada prospek jangka panjang perusahaan.

