Inggris dan Jepang Sepakati Investasi Energi Angin Rp360 Triliun

 

Inggris dan Jepang Sepakati Investasi Energi Angin Rp360 Triliun

Inggris dan Jepang diperkirakan akan menandatangani kesepakatan senilai £18 miliar (US$24,1 miliar) yang diperkirakan akan mendorong penciptaan lapangan kerja di sektor tenaga angin lepas pantai, infrastruktur, dan jasa keuangan, menurut pernyataan dari kantor Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Sabtu.

Bagian terbesar dari kesepakatan itu adalah komitmen investasi Jepang hingga £9 miliar untuk mengembangkan proyek tenaga angin lepas pantai terapung berkapasitas 5,9 gigawatt (GW) di perairan Inggris. Proyek ini diharapkan dapat menghasilkan listrik bersih yang cukup untuk memasok sekitar 8 juta rumah.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dijadwalkan bertemu dengan Starmer di Downing Street pada Minggu (14/6/2026), bersama sejumlah pemimpin bisnis dari kedua negara. Pertemuan tersebut berlangsung menjelang KTT G-7 yang akan digelar di Prancis.

“Sebagai ekonomi G-7 dan mitra keamanan yang erat, kami bekerja sama dengan Jepang dalam beberapa teknologi paling inovatif di dunia, memanfaatkan yang terbaik dari penelitian dan industri Inggris dan Jepang untuk memberikan pertumbuhan dan keamanan ke setiap sudut Inggris Raya,” ujar Starmer.


Next Post Previous Post