Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Senin 15 Juni 2026
Prediksi Pergerakan IHSG
Berikut proyeksi IHSG dari sejumlah analis sekuritas:
|
Analis & Sekuritas |
Proyeksi IHSG |
Support |
Resistance |
|
Oktavianus Audi (Kiwoom Sekuritas) |
Mixed cenderung menguat terbatas |
5.858 |
6.165 |
|
Valdy Kurniawan (Phintraco Sekuritas) |
Potensi bergerak terbatas |
5.900-6.000 |
6.150-6.220 |
|
Ratih Mustikoningsih (Ajaib Sekuritas) |
Cenderung terbatas/sideways |
5.800 |
6.200 |
|
Elandry Pratama (Panin Sekuritas) |
Konservatif: 5.950-6.050; Moderat: 6.000-6.150 |
5.950 |
6.150 |
|
Herditya Wicaksana |
Rawan terkoreksi terbatas |
5.988 |
6.060 |
IHSG ditutup naik 2,07% ke level 6.008 poin pada 12 Juni 2026, namun dalam sebulan terakhir indeks turun 10,64% dan turun 16,17% dibandingkan tahun lalu.
Sentimen Pasar
Positif: Peluang kesepakatan damai AS-Iran dapat menjadi katalis positif dan mendorong confidence pasar saham
Negatif: Jumlah hari bursa relatif pendek di pekan ketiga Juni 2026 membuat pergerakan cenderung terbatas
Per perdagangan 15-19 Juni 2026, IHSG diramal sideways mengingat kondisi tersebut
Rekomendasi Saham
| (Foto Saham BBCA dari Google Finansial) |
Panin Sekuritas (Elandry Pratama)
BBCA (Bank Central Asia) – target Rp 7.000
BBNI (Bank Negara Indonesia) – target Rp 4.000
TLKM (Telkom Indonesia) – target Rp 3.300
ASII (Astra International) – target Rp 5.200
AKRA (AKR Corporindo) – target Rp 1.400
BRPT (Barito Pacific) – target Rp 1.900
Pilarmas Investindo Sekuritas
ACES (Aspirasi Hidup Indonesia)
INDF (Indofood Sukses Makmur)
ENRG (Energi Mega Persada)
MNC Sekuritas (Herditya)
BBNI (Bank Negara Indonesia)
CDIA (Chandra Daya Investasi)
HRTA (Hartadinata Abadi)
INET (Sinergi Inti Andalan Prima).
Strategi Investor
Investor disarankan:
Cermati sentimen damai AS-Iran sebagai katalis positif
Ambil strategi trading jangka pendek dengan rope support dan resistance yang jelas
Prioritaskan saham defensif seperti bank besar dan telekomunikasi saat kondisi pasar tidak pasti
Lakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan investasi
Disclaimer: Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan merupakan rekomendasi membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

