DJP Kantongi Penerimaan Pajak Rp1.035 Triliun pada Semester I-2026
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengumumkan realisasi penerimaan pajak semester I-2026 mencapai Rp1.035,7 triliun. Angka ini disampaikan pada peringatan Hari Pajak 2026 yang digelar Selasa (14/7/2026) di Jakarta.
Realisasi tersebut setara 43,9 persen dari target penerimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, yang dipatok sebesar Rp2.357,7 triliun. Jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, perolehan ini mencatatkan pertumbuhan 24,6 persen, menurut laporan Investor Daily.
DJP menegaskan bahwa penerimaan pajak merupakan instrumen utama pembiayaan negara untuk berbagai kebutuhan publik, termasuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan perlindungan sosial. Penguatan penerimaan diharapkan memperkokoh kapasitas fiskal negara dalam melayani masyarakat.
Bimo Wijayanto, Direktur Jenderal Pajak, mengatakan pertumbuhan ini mencerminkan fundamental ekonomi yang semakin kuat. “Momentum ini harus terus dijaga agar target penerimaan dapat tercapai secara optimal. Kita harus terus berupaya menciptakan kinerja penerimaan yang berkelanjutan demi kesehatan fiskal negara,” ujar Bimo.
Memperingati Hari Pajak 2026 dengan tema “Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh”, DJP menggunakan kesempatan tersebut untuk mendorong kepatuhan sukarela wajib pajak. Upaya yang ditempuh meliputi percepatan transformasi digital serta peningkatan kualitas layanan publik, dengan tujuan mempermudah pemenuhan kewajiban pajak dan meningkatkan tingkat kepatuhan.
DJP juga menekankan peran kontribusi setiap wajib pajak sebagai bagian dari upaya kolektif mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, adil, sejahtera, dan berkelanjutan. Penerimaan pajak yang stabil dan meningkat diharapkan dapat mendukung program-program prioritas pemerintah ke depan.

