KCIC Layani 573.780 Penumpang Whoosh Selama Libur Sekolah

KCIC Layani 573.780 Penumpang Whoosh Selama Libur Sekolah

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang layanan kereta cepat Whoosh selama periode libur sekolah 13 Juni–12 Juli 2026. Total penumpang mencapai 573.780 orang, meningkat rata-rata 26,5% dari volume harian biasa.

Peningkatan volume harian

Rata-rata penumpang harian selama libur: 20.000–23.000 orang.

Perbandingan hari biasa: 16.000–18.000 orang.

Hari dengan mobilitas tertinggi: 3 Juli 2026, sebanyak 23.408 penumpang.

Relasi tersibuk

Rute Halim–Padalarang: 206.009 penumpang.

Rute Padalarang–Halim: 199.886 penumpang.

Rute Halim–Tegalluar Summarecon: 70.803 penumpang.

Rute Tegalluar Summarecon–Halim: 62.074 penumpang.

Rute pendek Padalarang–Tegalluar Summarecon (PP): 16.758 penumpang.

Rute Karawang–Halim (PP): 13.214 penumpang.

Stasiun tersibuk

Stasiun Halim: 283.427 penumpang.

Stasiun Padalarang: 206.992 penumpang.

Faktor penyebab dan implikasi

Waktu tempuh singkat dan konektivitas: Whoosh menawarkan perjalanan cepat antara Jakarta dan Bandung, memudahkan mobilitas wisatawan selama liburan sekolah.

Konektivitas moda lanjutan: Akses ke transportasi lanjutan di titik awal/tujuan meningkatkan daya tarik rute.

Dampak operasional: Lonjakan penumpang mendorong kebutuhan penyesuaian frekuensi layanan, manajemen alur penumpang di stasiun, serta kesiapan fasilitas anak-anak dan keluarga.

Peluang bisnis: Peningkatan permintaan membuka peluang bagi layanan pendukung (ride-hailing, ritel stasiun, paket wisata terintegrasi).

Keterangan resmi

Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, menyatakan bahwa waktu tempuh singkat, kemudahan konektivitas ke moda lanjutan, serta akses ke destinasi wisata di Jakarta dan Bandung membuat Whoosh menjadi solusi mobilitas praktis selama libur sekolah.

 

Next Post Previous Post