Harga BBM Hari Ini, Selasa 14 Juli 2026
Harga BBM Pertamina per 14 Juli 2026 di wilayah DKI Jakarta dan Jawa masih mengikuti penyesuaian terbaru yang berlaku sejak 1 Juli 2026, di mana beberapa varian BBM non-subsidi mengalami penurunan.
Berikut daftar lengkap harga BBM per liter di Jakarta dan wilayah Jawa pada 14 Juli 2026.
Daftar Harga BBM Pertamina 14 Juli 2026 (Jakarta & Jawa)
|
Jenis BBM |
Harga per Liter (Jakarta) |
Keterangan |
|
Pertalite |
Rp10.000 |
BBM subsidi |
|
Bio Solar (subsidi) |
Rp6.800 |
BBM subsidi |
|
Pertamax |
Rp16.250 |
Non-subsidi, RON 88 |
|
Pertamax Pertashop |
Rp16.150 |
Harga di Pertashop |
|
Pertamax Green 95 (RON 95) |
Rp17.000 |
BBM ramah lingkungan, non-subsidi |
|
Pertamax Turbo |
Rp19.300 |
Turun dibanding periode sebelumnya |
|
Dexlite |
Rp19.700 |
Diesel non-subsidi |
|
Pertamina Dex |
Rp21.150 |
Diesel berkualitas tinggi |
|
Bio Solar Non-Subsidi |
Rp0 |
Tidak tersedia / belum beredar |
Harga aktual dan real-time, dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina.
Data ini merupakan pantauan di wilayah DKI Jakarta dan sebagian wilayah Jawa, harga di daerah lain bisa berbeda tergantung komponen biaya distribusi dan peraturan daerah.
Kondisi Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi
BBM Subsidi Tetap Stabil
Harga Pertalite dan Bio Solar subsidi tidak mengalami perubahan sejak penyesuaian terakhir dan tetap berada di:
Pertalite: Rp10.000/liter
Bio Solar: Rp6.800/liter
Pemerintah memastikan bahwa harga BBM subsidi tidak ikut turun atau naik dalam penyesuaian per 1 Juli 2026, sehingga masyarakat pengguna kendaraan ekonomi tetap mendapatkan perlindungan dari kenaikan harga.
BBM Non-Subsidi: Tren Menurun di Juli 2026
Penyesuaian harga per 1 Juli 2026 terutama memengaruhi:
Pertamax Turbo: turun dari Rp20.750 ke Rp19.300/liter
Pertamina Dex: turun dari Rp24.800 ke Rp21.150/liter
Dexlite: turun dari Rp23.000 (sekitar) ke Rp19.700/liter
Sementara varian seperti Pertamax dan Pertamax Green justru naik atau tetap di level yang lebih tinggi dibanding periode awal 2026, karena penyesuaian sebelumnya di April–Juni 2026.
Mengapa Harga BBM Berubah di Juli 2026?
Penyesuaian harga BBM pada 1 Juli 2026 ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dan Pertamina dalam:
Merespons dinamika harga minyak dunia
Mengoptimalkan struktur biaya operasional dan distribusi
Menyesuaikan dengan kebijakan energi nasional, termasuk transisi menuju biodiesel B50 yang mulai berlaku 1 Juli 2026 menggantikan B40.
Penurunan harga di sebagian varian BBM diesel non-subsidi dan oktan tinggi bertujuan agar beban operasional kendaraan berat dan logistik tidak terlalu meningkat, sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Implikasi untuk Pengguna Kendaraan dan Bisnis
Pengguna mobil harian: Dengan Pertalite tetap Rp10.000 dan Bio Solar Rp6.800, pengguna kendaraan ekonomi “tidak terasa” perubahan signifikan.
Pengguna mobil premium: Kenaikan atau kenaikan relatif Pertamax dan Pertamax Green dibanding periode awal 2026 berarti biaya operasional sedikit lebih tinggi, namun penurunan Pertamax Turbo dan Pertamina Dex bisa menjadi hiburan bagi pengguna kendaraan berperforma tinggi.
Bisnis logistik dan transportasi: Penurunan harga Dexlite dan Pertamina Dex dapat membantu menekan biaya operasional kendaraan diesel, terutama untuk armada truk dan bus.

