Jemur Baju di Rooftop, Tapi Dak Rumah Malah Rusak

Jemur Baju di Rooftop, Tapi Dak Rumah Malah Rusak

Jemur Baju di Rooftop, Tapi Dak Rumah Malah Rusak
Pelapis anti bocor sering dianggap hanya diperlukan saat dak rumah sudah mengalami kebocoran. Padahal, rooftop yang digunakan untuk aktivitas harian seperti menjemur pakaian justru membutuhkan perlindungan sejak awal. 

Banyak pemilik rumah tidak menyadari bahwa kombinasi air dari pakaian basah, genangan hujan, paparan sinar matahari, hingga aktivitas keluar-masuk ke rooftop dapat mempercepat kerusakan permukaan dak. 

Jika dibiarkan tanpa perlindungan yang tepat, kerusakan kecil dapat berkembang menjadi rembesan yang mengganggu kenyamanan dan bahkan memengaruhi kekuatan struktur bangunan.

Penyebab Dak Rooftop Cepat Rusak

Ada beberapa penyebab mengapa dak rooftop cepat mengalami kerusakan, seperti:

1. Sering Terkena Air dari Aktivitas Harian

Menjemur pakaian berarti rooftop akan lebih sering terkena air. Tetesan air dari pakaian basah yang terjadi setiap hari mungkin terlihat sepele, tetapi paparan kelembapan secara terus-menerus dapat mempercepat penurunan kualitas permukaan dak.

Pada area yang tidak memiliki perlindungan memadai, air dapat masuk melalui pori-pori beton atau retakan kecil yang tidak terlihat. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu rembesan ke ruangan di bawahnya dan menurunkan daya tahan struktur. 

Kelembapan yang terus-menerus menjadi salah satu penyebab utama kerusakan pada area rooftop dan teras terbuka.

2. Paparan Panas dan Hujan Langsung

Rooftop merupakan salah satu bagian rumah yang menerima paparan cuaca paling ekstrem. Pada siang hari, permukaan dak dapat mengalami peningkatan suhu yang tinggi, sementara saat hujan turun permukaan langsung terkena air dalam jumlah besar.

Perubahan suhu yang berulang menyebabkan material mengalami pemuaian dan penyusutan. Jika perlindungan permukaan tidak memadai, kondisi ini dapat memicu retak rambut yang lama-kelamaan berkembang menjadi jalur masuk air. 

Selain itu, sinar UV juga dapat mempercepat penurunan kualitas lapisan pelindung yang tidak dirancang untuk area terbuka.

3. Genangan Akibat Drainase Kurang Baik

Genangan air merupakan musuh utama dak rooftop. Saluran air yang tersumbat atau kemiringan permukaan yang kurang tepat dapat menyebabkan air bertahan di atas dak dalam waktu lama.

Genangan yang berlangsung terus-menerus dapat mempercepat kerusakan sistem waterproofing, meningkatkan risiko kebocoran, serta memperpendek umur dak. 

4. Permukaan Tergores atau Tertekan Benda

Aktivitas di rooftop tidak hanya melibatkan jemuran. Banyak orang juga meletakkan pot tanaman, kursi, rak jemuran, atau peralatan rumah tangga lainnya di area tersebut.

Gesekan, tekanan, dan perpindahan benda secara terus-menerus dapat menyebabkan lapisan pelindung mengalami keausan. 

Pada beberapa kasus, benda dengan kaki logam atau sudut tajam bahkan dapat merusak lapisan waterproofing sehingga meningkatkan risiko kebocoran.

5. Pelapis Lama Mulai Aus atau Terkelupas

Seiring waktu, lapisan perlindungan pada dak akan mengalami penurunan performa akibat cuaca, usia material, dan penggunaan sehari-hari.

Ketika lapisan mulai mengelupas, retak, atau kehilangan elastisitasnya, kemampuan untuk menahan air juga ikut menurun. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan rutin dan mengganti sistem perlindungan yang sudah tidak optimal.

Cara Melindungi Dak Rooftop Rumah

Apabila Anda ingin melindungi dak rooftop rumah, maka sebaiknya lakukan hal berikut ini:

1. Bersihkan Area Rooftop Secara Rutin

Debu, daun kering, lumut, dan kotoran yang menumpuk dapat menghambat aliran air menuju saluran pembuangan.

Membersihkan rooftop secara berkala membantu menjaga permukaan tetap kering dan meminimalkan risiko genangan yang dapat mempercepat kerusakan.

2. Pastikan Air Tidak Menggenang

Perhatikan kondisi saluran pembuangan dan kemiringan permukaan dak. Jika ditemukan area yang sering menahan air setelah hujan, segera lakukan perbaikan.

Standar industri atap datar di berbagai negara menekankan pentingnya sistem drainase yang baik untuk menjaga umur pakai atap dan lapisan waterproofing.

3., Gunakan Pelapis Anti Bocor yang Sesuai

Salah satu langkah paling penting adalah menggunakan pelapis anti bocor yang dirancang khusus untuk area rooftop.

Produk yang tepat mampu membentuk lapisan elastis dan tahan cuaca sehingga dapat membantu melindungi dak beton dari risiko retak, rembesan, dan kerusakan akibat paparan lingkungan. Selain itu, penggunaan sistem waterproofing yang sesuai juga membantu menjaga umur pakai struktur bangunan lebih lama.

4. Perhatikan Area Sudut dan Sambungan

Banyak kebocoran terjadi pada area pertemuan dinding dengan lantai, sudut bangunan, maupun sambungan konstruksi.

Area-area tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus saat aplikasi pelapis kedap air karena menjadi titik yang paling rentan terhadap rembesan.

5. Lakukan Perbaikan Kecil Sebelum Rusak Besar

Retakan kecil sering kali dianggap tidak berbahaya. Padahal, kerusakan minor yang tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Melakukan perbaikan sejak dini akan jauh lebih hemat dibandingkan harus memperbaiki kebocoran besar atau kerusakan struktur yang sudah meluas. Di tahap ini, penggunaan pelapis anti bocor yang tepat dapat membantu menjaga kondisi rooftop tetap optimal.

Gunakan Waterproofing Sika untuk Dak Rooftop Anda

Jemur Baju di Rooftop, Tapi Dak Rumah Malah Rusak
Dak rooftop dapat mengalami kerusakan lebih cepat akibat paparan air dari aktivitas menjemur pakaian, cuaca ekstrem, genangan, gesekan benda, hingga lapisan pelindung yang mulai aus. 

Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi tersebut dapat memicu rembesan dan mengurangi usia pakai bangunan.

Karena itu, meskipun rooftop digunakan untuk aktivitas sehari-hari, perlindungan waterproofing tetap menjadi kebutuhan penting. 

Untuk membantu melindungi rooftop dari risiko kebocoran, Anda dapat menggunakan Sikalastic®-590 Deckseal. Ini merupakan pelapis anti bocor satu komponen yang siap pakai, tahan UV, elastis, mampu menjembatani retak, serta memiliki daya lekat tinggi pada berbagai permukaan. 

Membran waterproofing tanpa sambungan ini juga tahan terhadap genangan terbatas, ramah lingkungan, dan dapat digunakan untuk proyek baru maupun renovasi atap. 

Sebagai perusahaan yang telah berpengalaman selama 115 tahun, Sika telah menjadi bagian dari berbagai proyek besar di dunia, termasuk proyek Gardu Lepas Pantai di Jerman. Sika juga dikenal sebagai brand pertama yang mencetuskan semen waterproofing di Indonesia. 

Dengan pengalaman tersebut, penggunaan pelapis anti bocor dari Sika menjadi pilihan tepat untuk menjaga dak rooftop tetap terlindungi dan lebih awet. Anda bisa membelinya dengan mudah di Official Shopee Sika. Untuk produk menarik lainnya, cek melalui situs Sika Indonesia.

Next Post Previous Post