IHSG Menguat 1,81 Persen, Tembus Level 6.521

IHSG Menguat 1,81 Persen, Tembus Level 6.521
(Foto IHSG dari Google Finansial)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026, dengan penguatan 1,81 persen atau 116,06 poin ke level 6.521,75. Kenaikan berlangsung luas, ditandai oleh 553 saham yang menguat, sementara 96 saham melemah dan 138 saham stagnan.

Penguatan Merata di Seluruh Sektor

Seluruh indeks sektoral berakhir di zona hijau. Sektor perindustrian menjadi penopang kenaikan tertinggi dengan lonjakan 3,95 persen. Sektor barang konsumen siklikal menyusul dengan penguatan 3,79 persen, sedangkan sektor kesehatan naik 2,76 persen.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia juga cukup ramai. Total volume transaksi mencapai sekitar 34,18 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp13,07 triliun. Indeks LQ45 turut menguat 1,35 persen dan ditutup pada level 641,07.

Saham Penggerak Kenaikan

IHSG Menguat 1,81 Persen, Tembus Level 6.521
(Foto Saham DEWA dari Google Finansial)
Di jajaran saham LQ45, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menjadi salah satu penguat terbesar setelah naik 6,67 persen. Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) meningkat 5,84 persen, sedangkan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) bertambah 5,43 persen.

Penguatan tajam juga terlihat pada sejumlah saham di luar indeks unggulan. PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH) melonjak 25,35 persen menjadi Rp89 per saham. PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) dan PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) masing-masing naik 25 persen. Selain itu, PT Charnic Capital Tbk (NICK) menguat 24,92 persen dan PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) naik 24,68 persen.

Sejumlah Saham Tetap Terkoreksi

Meski pasar secara keseluruhan bergerak positif, beberapa saham masih ditutup melemah. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) turun 0,36 persen dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melemah 0,28 persen. Sementara itu, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berakhir tanpa perubahan harga.

Pelemahan terdalam di pasar reguler dicatatkan PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS), yang turun 14,93 persen. PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) terkoreksi 14,73 persen, sedangkan PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) melemah 9,01 persen.

Kontras dengan Bursa Asia

Kinerja positif IHSG terjadi ketika mayoritas bursa saham Asia justru berakhir melemah pada perdagangan Kamis sore. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa sentimen domestik mampu menopang pasar saham Indonesia di tengah tekanan yang terjadi di kawasan.

 

Next Post Previous Post