IHSG Sesi I Ditutup Datar di Level 6.351
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak mendatar pada perdagangan sesi pertama, Kamis (6/8/2026). IHSG ditutup di level 6.351,337 atau naik tipis 0,20 poin dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.
Pergerakan indeks berlangsung fluktuatif sepanjang sesi perdagangan. IHSG sempat menguat hingga level tertinggi 6.388,204 setelah dibuka di posisi 6.379,918. Namun, indeks kemudian berbalik melemah dan menyentuh level terendah 6.324,061 sebelum kembali bergerak mendatar menjelang penutupan sesi I.
Tujuh sektor menguat
Berdasarkan data perdagangan, sebanyak tujuh dari 11 indeks sektoral tercatat berada di zona hijau. Sektor industri menjadi penguat terbesar dengan kenaikan sekitar 1,18–1,35 persen, disusul sektor transportasi yang naik 1,18 persen dan sektor energi yang menguat 0,63 persen.
Meski mayoritas sektor menguat, kontribusi sejumlah saham berkapitalisasi besar masih menahan laju IHSG. Kondisi tersebut membuat penguatan indeks belum mampu bergerak signifikan hingga akhir sesi pertama.
Saham penggerak IHSG
| (Foto Saham BNBR dari Google Finansial) |
IHSG berpotensi melanjutkan konsolidasi
Pergerakan IHSG yang cenderung datar menunjukkan investor masih menunggu katalis baru di pasar. Penguatan sektor industri, transportasi, dan energi mampu menjaga indeks tetap berada di area positif, tetapi koreksi saham-saham besar seperti BBCA, AMMN, dan TINS membatasi kenaikan.
Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar perlu mencermati arah pergerakan saham berkapitalisasi besar serta potensi perubahan sentimen pada sesi II perdagangan. Peningkatan volume transaksi dan aksi beli pada saham unggulan dapat menjadi katalis bagi IHSG untuk keluar dari fase konsolidasi.

