PMSol Gandeng Xingtong Group Perluas Layanan Maritim Internasional

PMSol Gandeng Xingtong Group Perluas Layanan Maritim Internasional

PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama strategis dengan perusahaan pelayaran asal China, Xingtong Shipping Co Ltd dan anak usahanya, di Xiamen, China. 

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam ekspansi bisnis maritim internasional Pertamina Group sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaut Indonesia untuk berkarier di armada global.

Detail Kerja Sama dan Pihak yang Terlibat

Penandatanganan MoU ini melibatkan dua entitas dari Xingtong Group, yakni:

Xingtong Shipping Co., Ltd. – perusahaan pelayaran kimia terkemuka China yang mengoperasikan 52 armada liquid chemical tanker dengan total kapasitas 725.900 deadweight ton.

Quanzhou Xingtong Fuxing Crew Management Co., Ltd. – anak usaha yang fokus pada manajemen awak kapal.

Kerja sama ini didukung oleh PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dan PT Pertamina International Shipping (PIS) sebagai bagian dari sinergi Pertamina Group untuk memperkuat daya saing maritim global.

Ruang Lingkup Kerja Sama

MoU ini mencakup dua fokus utama sesuai dengan masing-masing mitra:

1. Penyediaan dan Manajemen Awak Kapal

PMSol akan bertindak sebagai agen penyedia awak kapal dari Indonesia untuk armada tanker Xingtong, meliputi:

Rekrutmen, seleksi, pelatihan, dan penempatan pelaut Indonesia

Penyusunan basis data awak kapal bersama

Evaluasi kinerja dan pengelolaan jenjang karier

Pertukaran informasi industri

Pengembangan sistem manajemen awak kapal berbasis digital

2. Layanan Teknis dan Operasional Kapal

Kolaborasi dengan Xingtong Shipping Co Ltd mencakup:

Penyediaan agen awak kapal untuk tanker Xingtong

Layanan manajemen operasional dan keselamatan kapal

Inspeksi kapal sesuai standar internasional seperti Chemical Distribution Institute (CDI) dan Ship Inspection Report Programme (SIRE)

Manajemen rantai pasok untuk kebutuhan perlengkapan kapal

Pernyataan Direksi PMSol

Direktur PT Pertamina Marine Solutions, Joko Pramono, menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan langkah krusial dalam membangun jejaring internasional PMSol.

"Kerja sama dengan Xingtong Group merupakan milestone penting bagi PMSol karena menjadi kolaborasi pertama kami dengan perusahaan pelayaran asal China. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan mitra internasional terhadap kapabilitas PMSol dalam menghadirkan layanan maritim berstandar global," kata Joko Pramono.

Profil Xingtong Group

Xingtong Group merupakan salah satu perusahaan pelayaran kimia terkemuka di China dengan portofolio yang signifikan:

Mengoperasikan 52 armada liquid chemical tanker

Total kapasitas mencapai 725.900 deadweight ton

Memiliki keahlian dalam manajemen kapal dan layanan crew management berstandar internasional

Implikasi Strategis bagi Industri Maritim Indonesia

Kerja sama ini membawa sejumlah dampak positif:

Ekspansi jaringan internasional – PMSol memperkuat posisi sebagai penyedia layanan maritim berstandar global

Peluang karier pelaut Indonesia – membuka akses penempatan pelaut RI di armada tanker internasional

Transfer pengetahuan – kolaborasi dengan perusahaan China memungkinkan pertukaran best practices dalam manajemen kapal dan crew

Sinergi Pertamina Group – melibatkan PTK dan PIS untuk memperkuat ekosistem maritim nasional

Konteks Kerja Sama Internasional PMSol Sebelumnya

Sebelumnya, pada Juli 2025, PMSol juga telah menjalin kemitraan dengan Chemikalien Seetransport (CST) Singapore Pte Ltd, anak usaha Chemikalien Seetransport GmbH asal Jerman, untuk penyediaan awak kapal. Hal ini menunjukkan konsistensi PMSol dalam membangun jaringan global dan meningkatkan kapabilitas tenaga kerja pelaut Indonesia di pasar internasional.

Melalui MoU ini, PMSol dan Xingtong Group merencanakan kerja sama jangka panjang yang berkaitan dengan operasional ekosistem maritim antara Indonesia dan China serta penyerapan tenaga kerja pelaut. Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Pertamina Group di kancah maritim global, tetapi juga menjadi bukti meningkatnya kepercayaan internasional terhadap kapabilitas layanan maritim Indonesia.

 

Next Post Previous Post