Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 11 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Selasa 11 Agustus 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada perdagangan hari ini, Selasa, 11 Agustus 2026. IHSG sempat dibuka menguat ke level 6.383,81, tetapi kemudian berbalik melemah hingga berada di level 6.326,502 pada sekitar pukul 09.25 WIB.

Pergerakan IHSG hari ini berlangsung di tengah tekanan jual yang masih membayangi pasar. Pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026, IHSG ditutup turun 0,69 persen ke level 6.365,37, dengan aksi jual bersih investor asing mencapai sekitar Rp876 miliar. Saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain TPIA, BMRI, TLKM, ASII, dan BBRI.

Pergerakan IHSG Hari Ini

IHSG dibuka naik 18,44 poin atau 0,29 persen ke posisi 6.383,81 dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama karena indeks kemudian turun ke level 6.326,502.

Berdasarkan data hingga pukul 09.25 WIB, IHSG bergerak pada rentang 6.291 hingga 6.388. Kondisi tersebut menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi pada awal perdagangan.

BNI Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi mengalami koreksi terbatas dengan area support di 6.300–6.320 dan resistance pada 6.400–6.440. Sementara itu, MNC Sekuritas melihat peluang penguatan menuju 6.440–6.544, meski investor tetap perlu mencermati potensi koreksi jangka pendek ke area 6.308–6.360.

Kiwoom Sekuritas menyebut IHSG berpeluang melanjutkan penguatan apabila mampu menembus dan bertahan di atas level 6.377. Dalam skenario tersebut, indeks berpotensi bergerak menuju 6.463–6.500. Sebaliknya, apabila turun di bawah 6.299, IHSG berisiko melanjutkan koreksi menuju 6.264 hingga 6.230.

Level teknikal IHSG

Indikator

Area

Support BNI Sekuritas

6.300–6.320

Resistance BNI Sekuritas

6.400–6.440

Support MNC Sekuritas

6.319 dan 6.201

Resistance MNC Sekuritas

6.454 dan 6.599

Level penting Kiwoom Sekuritas

6.377

Risiko koreksi berikutnya

Di bawah 6.299


Dengan kondisi tersebut, strategi yang dapat dipertimbangkan adalah hold atau melakukan pembelian secara bertahap ketika terjadi pelemahan, bukan mengejar harga saat saham mengalami kenaikan tajam.

Rekomendasi Saham BNI Sekuritas

BNI Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati melalui strategi speculative buy. Saham-saham tersebut terdiri dari sektor perbankan, energi, minyak dan gas, serta jasa penunjang energi.

Saham

Strategi

BBCA

Spec Buy

AADI

Spec Buy

ADRO

Spec Buy

MEDC

Spec Buy

RAJA

Spec Buy

ELSA

Spec Buy


BBCA menjadi salah satu saham pilihan dari sektor perbankan. Sementara itu, AADI dan ADRO dapat dicermati oleh investor yang mengikuti sektor batu bara dan energi. MEDC, RAJA, serta ELSA berpotensi menjadi perhatian karena pergerakannya berkaitan dengan sektor minyak, gas, dan jasa energi.

Level cut loss tetap perlu diperhatikan karena seluruh rekomendasi tersebut bersifat spekulatif dan bukan jaminan bahwa harga akan mencapai target.

Pilihan Saham dari Analis Lain

Selain rekomendasi BNI Sekuritas, MNC Sekuritas dan Pilarmas Investindo Sekuritas juga memberikan sejumlah pilihan saham untuk perdagangan hari ini.

Pilarmas memilih PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Merdeka Gold Resources Tbk (MDKA), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Adapun analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono, merekomendasikan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).
Disclaimer: Artikel ini disusun hanya untuk keperluan informasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Selalu terapkan manajemen risiko (stop loss) dan analisis mandiri sebelum melakukan transaksi.

Next Post Previous Post