Saham BBRI Stagnan Rp3.120 di Tengah Net Buy Asing Rp719 Miliar

 

Saham BBRI Stagnan Rp3.120 di Tengah Net Buy Asing Rp719 Miliar

Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dibuka stagnan di posisi Rp3.120-3.130 per lembar pada perdagangan Selasa (18/8/2026) pagi, melanjutkan penutupan sesi sebelumnya yang juga bertahan di level yang sama. 

Pergerakan mendatar ini terjadi di tengah upaya penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat diborong investor asing hingga puluhan miliar rupiah sepanjang pekan lalu.

Pergerakan Harga dan Kapitalisasi Pasar

Saham BBRI Stagnan Rp3.120 di Tengah Net Buy Asing Rp719 Miliar
(Foto Saham BBRI dari Google Finansial)
Saham BBRI mencatatkan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp468 triliun di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan harga yang cenderung fluktuatif namun tetap menarik minat investor asing. 

Riset dari BNI Sekuritas mencatat aksi beli bersih (net buy) investor asing pada saham BBRI mencapai Rp719 miliar, menempatkannya di posisi teratas daftar transaksi asing.

Proyeksi IHSG Pekan Ini: Sideways dengan Kecenderungan Melemah

Analis BNI Sekuritas Kevin J. Hutabarat memproyeksikan laju IHSG pada pekan ini masih berpotensi bergerak sideways dengan kecenderungan melemah, terpengaruh oleh penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang menyentuh level Rp17.813.

"Pergerakan indeks diproyeksikan akan menguji area support pertama di level 6.363 serta batas support kedua yang berada lebih dalam di level 6.039," kata Kevin. Ia menambahkan, apabila indeks mampu merespons sentimen positif dan berbalik arah, maka target resistensi terdekat berada di posisi 6.557, yang selanjutnya disusul oleh resistensi kedua di level 6.838.

Rekomendasi Analis: JP Morgan dan KB Valbury Optimis pada BBRI

Di tengah proyeksi IHSG yang cenderung lemah, beberapa lembaga keuangan internasional justru menaikkan rekomendasi saham BBRI. JP Morgan menaikkan rekomendasi saham BBRI menjadi overweight dengan target harga Rp3.400 per lembar.

"Kini, masalah BBRI mulai diperbaiki, seiring perbaikan internal dan banyaknya program pemerintah yang menyasar masyarakat bawah," tulis JP Morgan dalam laporan risetnya. Lembaga tersebut menambahkan bahwa konsensus pasar berpeluang segera merevisi proyeksi kinerja keuangan perseroan, dengan valuasi saham yang tergolong murah dinilai menjadi katalis kuat untuk mendorong potensi reli harga saham BBRI di masa mendatang.

Sementara itu, KB Valbury Sekuritas menetapkan target harga saham BBRI yang lebih tinggi, yakni sebesar Rp4.010 per lembar dengan rekomendasi beli. Target ini didasarkan pada metode Gordon Growth Model (GGM) yang setara dengan proyeksi Price to Book Value (P/B) 1,8 kali untuk periode 2026.

Strategi Investor Menghadapi Volatilitas Pasar

Menghadapi dinamika bursa yang penuh kehati-hatian, investor disarankan untuk mencermati level-level support dan resistance IHSG yang telah diproyeksikan oleh analis. Dengan adanya aksi beli asing yang masif pada BBRI, saham bank plat merah ini tetap menjadi salah satu pilihan menarik meskipun pergerakan IHSG cenderung sideways.

Bagi investor yang mencari peluang di tengah volatilitas, BNI Sekuritas merekomendasikan strategi spekulasi beli pada beberapa saham pilihan, dengan BBRI tetap menjadi salah satu favorit karena fundamental yang kuat dan dukungan program pemerintah.

Next Post Previous Post